- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H
- Sebuah Kolaborasi yang Cantik, Undang Ratusan Warga Buka Puasa Bersama di Popanda
- Sinjai Maju Selangkah Lagi, Maraja Convention Centre Mulai Dioperasikan
- Ciri Fisik Penduduk Syurga Bentuk Tubuhnya Halus Cantik dan Tampan
- Andi Muhammad Mappanyuki Tegaskan Haram Hukumnya Menerima Ongkos Politik
- Luar Biasa, Warga Dusun Bangkala Kabupaten Gowa Cor Jalan Berlubang tanpa Bantuan Pemda
- Banyak Manusia di Dunia, Sering Melalaikan Dua Nikmat Tuhan yang Diberikan
- Panitia Pembangunan Pendopo Makam Karaeng Galesong di Malang Temui Ambarala
- Gubernur Andi Sudirman Tepati Janji, Ruas Jalan Tanabatue - Sinjai Bakal Mulus
Komunitas Keturunan Orang Melayu Sejak Dulu Berkontribusi di Makassar

Makassar, IB. Kerukunan Keluarga Indonesia Keturunan Melayu (KKIKM)
Minggu (16/1) melaksanakan silaturrahim awal tahun 2022 di Saung Cobek Gowa.
Ketua KKIKM Hasan Basri Ambarala kepada media mengatakan, pertemuan yang dilaksanakan merupakan momentum silaturrahim awal tahun 2022.
Baca Lainnya :
- Pembentukan Produk Hukum Daerah Sulsel Diharapkan Menjadi Payung Hukum Bagi Kabupaten dan Kota 0
- Wabup Edy Manaf Ajak Kemenag Sinergi Bangun Keagamaan yang Penuh Toleransi0
- Alhamdulillah, Direktur PT Phinisi Semesta Bulukumba Divonis Bebas Karna Tidak Terbukti 0
- Andi Utta Minta Aparatur Tunjukkan Kinerja dan Profesional 0
- Situs Sejarah di Bulukumba Perlu Dipelihara dan Dilestarikan1
" Kami berharap pertemuan ini menjadi motivasi bahwa sejak dari dulu kedatangan orang Melayu sampai saat ini di Makassar punya kontribusi besar bagi pembangunan di kota ini," tutur Ambarala.
Buktinya, kata dia lagi, tempat tempat strategis di pemerintahan banyak orang Indonesia keturunan Melayu menduduki posisi yang sangat penting. Sebut saja Ince Saleh Dg Tompo mantan Gubernur Jawa Barat tahun 1952 dan Residen Sulselra, Ince Qaimuddin Amir pernah jadi Walikota Makassar Zaman RIS, Ince Salman Sekda Sulsel dan begitu juga Ince Nurdin yang semuanya diabadikan namanya sebagai nama jalan di kota Makassar.
" Sejak dulu orang Melayu punya peran besar membangun kota Makassar. Dan tidak sedikit orang Indonesia keturunan Melayu di Makassar punya kontribusi bagi pembangunan di kota ini.
" Kini ada ribuan yang tergabung di KKIKM yang memiliki profesi yang berbeda berkontribusi aktif selama ini untuk kemasyarakatan dan pembangunan," tandas Ambarala yang juga Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Pemerintahan dan Hukum (ist).










