Oknum P3K Biro Umum Pemprov Sulsel Dilaporkan Istrinya Ke Gubernur Karena Kawin Lagi

By IntiBerita 01 Nov 2025, 17:17:33 WIB Sulawesi Selatan
Oknum P3K Biro Umum Pemprov Sulsel Dilaporkan Istrinya Ke Gubernur Karena Kawin Lagi

Makassar, Intiberita. Ternyata arahan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pada pelantikan pegawai P3K belum lama ini, mulai disepelekan para pegawai ikatan kontrak.

Betapa tidak, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman ketika memberikan pengarahan pertama kali di hadapan para P3K yang dilantik, mengingatkan agar pegawai P3K jangan menikah lagi tanpa persetujuan istrinya. Baginya, akan memberi sanksi yang berat kepada para P3K jika melakukan perbuatan itu dan jika perlu tindakan pemecatan. 

Namun apa yang terjadi, diperoleh data sudah puluhan kasus perselingkuhan yang dilakukan pegawai P3K yang diproses BKD akhir akhir ini untuk dibuatkan SK pemecatan. 

Baca Lainnya :

Seperti halnya oknum Pegawai P3K Biro Umum Pemprov Sulsel berinitial AA ternyata lupa akan pernyataan gubernurnya. Bahkan AA sudah resmi dilaporkan istrinya ke Gubernur Sulsel lantaran ia banyak memposting di medsos terhadap perbuatannya itu.

Karena tak tahan dengan perbuatan suaminya, apalagi sudah ditinggal lama bersama anaknya, istri P3K Nurbiah ini melaporkan perbuatan suaminya ke gubernur. Ia memberanikan menulis langsung surat ke gubernur.

" Saya bersurat langsung ke Pak Gubernur dan sudah dipanggil menghadap Kepala BKD Sulsel. Beliau Berjanji akan memproses dengan cepat," tutur Nurbiah.

Ia juga mengaku, pihaknya telah menyetor dokumen lengkap dengan foto-foto perselingkuhan suaminya. Bahkan pihaknya telah mendapatkan foto bayi dari hasil perselingkuhannya dengan perempuan lain.

"Sudah ada anaknya lahir pak. Saya dikirimkan salah seorang kerabatnya. Jadi cukup buktimi kasus ini untuk diambil tindakan keras," tutur Nurbiah.

Nurbiah juga menjelaskan, selama ini pihaknya takut melaporkan perlakuan suaminya, lantaran diancam akan dimutasi ke daerah terpencil. Ini karena Nurbiah  masih tercatat PNS Pemprov Sulsel.

" Sekian lama kami selalu diancam pak, karena katanya dekat dengan  gubernur dan  banyak pejabat lainnya yang bisa menentukan nasibnya bisa dia hubungi. Saya sabar selama ini,apalagi saya ini orang tidak punya keluarga pejabat,,''tandas Nurbiah.

Kepala BKD Sulsel Erwin Sodding dihubungi media ini mengatakan, pihaknya berjanji akan memproses secepat mungkin kasus ini. Apalagi kata Nurbiah, Erwin Sodding juga mengakui jika data yang diterima pelapor sudah cukup bukti.(tim/**)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment