Kolaborasi Tokoh Masyarakat dan KKN Unesa di Jeru Jadi Momentum Hormati Perempuan

By IntiBerita 15 Des 2025, 13:39:26 WIB Pendidikan
Kolaborasi  Tokoh Masyarakat dan  KKN Unesa di Jeru Jadi Momentum Hormati Perempuan

Intiberita, Malang. Satu kegiatan patut dicontoh orang banyak di daerah dingin Malang. Betapa tidak, aparat pemerintah  dan tokoh masyarakat serta mahasiswa KKN T 2025 Unesa berkolaborasi bikin lomba pada hari ibu tahun ini cukup spektakuler di berbagai lomba, termasuk lomba  fashion.

Ketua Panitia Pelaksana B Tri Agus mengatakan, lomba ini diprakarsai mahasiswa KKN T Unesa untuk memperingati Hari Ibu ke 66 tahun ini. "Masyarakat wilayah Jeru, Kecamatan Tumpang, menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan banyak unsur masyarakat cukup aktif di sini," ujar Agus Minggu (17/12)  belum lama ini.

Menurut dia, Kegiatan itu diikuti oleh warga di kampung Jeru Malang bersama unsur pemerintah  tokoh masyarakat, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Negeri Surabaya (Unesa, red) 2025 daerah itu.

Baca Lainnya :

Hadir dalam kegiatan tersebut Abah Hambali, tokoh masyarakat yang telah mengabdikan diri selama 37 tahun dan meskipun telah purna tugas, tetap aktif mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan di Jeru Malang. Kehadirannya menjadi simbol dedikasi dan keteladanan bagi warga, khususnya generasi muda.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Owner Endang Estetika Malang Umi Hj Endang Rumiati SE MPd, sosok motivator masyarakat yang dikenal aktif mendorong partisipasi warga dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat. Peran beliau turut membangkitkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat di daerahnya.

Masyarakat di acara itu memberi apresiasi yang cukup baik atas prakarsa mahasiswa KKN-T Unesa 2025 yang berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Ibu tersebut. "Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah dan tokoh masyarakat, dan warga menjadi wujud nyata sinergi lintas generasi dalam membangun lingkungan di masyarakat yang harmonis dan berdaya," tutur Tri Agus.

Menurut dia, peringatan Hari Ibu ke-66 ini tidak hanya menjadi momentum untuk menghormati peran perempuan dan ibu dalam keluarga serta masyarakat, tetapi juga menjadi sarana membangun semangat kolektif menuju Indonesia Emas. Melalui kebersamaan dan kolaborasi yang terjalin, masyarakat Desa Jeru optimistis dapat berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dan berdaya saing, tandas Tri Agus.(ib/rul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment