- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H
- Sebuah Kolaborasi yang Cantik, Undang Ratusan Warga Buka Puasa Bersama di Popanda
- Sinjai Maju Selangkah Lagi, Maraja Convention Centre Mulai Dioperasikan
- Ciri Fisik Penduduk Syurga Bentuk Tubuhnya Halus Cantik dan Tampan
- Andi Muhammad Mappanyuki Tegaskan Haram Hukumnya Menerima Ongkos Politik
- Luar Biasa, Warga Dusun Bangkala Kabupaten Gowa Cor Jalan Berlubang tanpa Bantuan Pemda
- Banyak Manusia di Dunia, Sering Melalaikan Dua Nikmat Tuhan yang Diberikan
- Panitia Pembangunan Pendopo Makam Karaeng Galesong di Malang Temui Ambarala
- Gubernur Andi Sudirman Tepati Janji, Ruas Jalan Tanabatue - Sinjai Bakal Mulus
Kerupuk Opak, Bikeru Renyah dan Gurih Makin Diminati Warga di Sinjai

Intiberita, Sinjai -- Bukan kerupuk sembarang kerupuk. Kali ini kerupuk Opak yang terasa gurih dan renyah ini mulai diproduksi di Bikeru Sinjai.
Hampir di semua kedai yang ada di Sinjai dipasarkan lantaran owner pabrik kerupuk Opak turun langsung menjajakan dagangannya.
Harganya juga mudah dijangkau, hanya 1000 rupiah dari kocek kerupuk opak sudah bisa dinikmati. Rasanya juga tak kalah dengan kerupuk lainnya yang banyak dipasarkan di Super Market.
Baca Lainnya :
- Hanura Sinjai Berbagi Rasa Dengan Korban Kebakaran di Tanassang0
- Warga Apresiasi Tranfaransi Pengurusan Sertifikat Tanah di Kantor BPN Makassar 0
- Abdul Waris Pimpin SMA 2 Sinjai Andalkan Kecerdasan Emosional0
- Waspada, Ada WA Palsu Mengatasnamakan Kadis Pendidikan Makassar0
- Warga Sambut Baik Kehadiran Bank Berbasis Syariah di Sinjai0
" Kami memproduksi masih terbatas lantaran pekerja juga masih terbatas. Karena itu produksinya baru sekitar ratusan paket dalam sehari," tutur Owner Kerupuk Opak Bikeru, Andi Tombong yang ditemui media ini.

Menurut Andi Tombong owner PT Delima Bali ini, kerupuk Opak diadopsi ketika ia ke tanah Jawa melihat produksi kerupuk itu bisa menjadi peluang di tanah kelahirannya untuk dikembangkan. Dan setelah kembali ke Sinjai ia mencoba memproduksinya. Dan rupanya, produksi awal dibuatnya sangat diminati warga di Sinjai.
" Ini makanan ringan semacam cemilan pengiring jika kita minum teh atau kopi saat santai," tutur Andi Tombong didampingi Asistennya Andi Rahmat.
Kerupuk Opak dari olahan ubi kayu bikinan Perusahaan Andi Tombong ini sudah membumi di tanah Sinjai.
Andi Tombong sendiri terlibat imemasarkan langsung sendiri lantaran terjun langsung adalah seni dalam meraup keuntungan dengan mengisi waktu luang.
" Kali ini kami masih menggunakan tenaga kerja kisaran 10 orang. Karena itu produksi kerupuk opak ini juga masih terbatas jumlahnya lantaran mengerjakannya terbilang memakan waktu lama," tandas Andi Tombong dengan nada optimis.(ist/**).










