- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H
- Sebuah Kolaborasi yang Cantik, Undang Ratusan Warga Buka Puasa Bersama di Popanda
- Sinjai Maju Selangkah Lagi, Maraja Convention Centre Mulai Dioperasikan
- Ciri Fisik Penduduk Syurga Bentuk Tubuhnya Halus Cantik dan Tampan
- Andi Muhammad Mappanyuki Tegaskan Haram Hukumnya Menerima Ongkos Politik
- Luar Biasa, Warga Dusun Bangkala Kabupaten Gowa Cor Jalan Berlubang tanpa Bantuan Pemda
- Banyak Manusia di Dunia, Sering Melalaikan Dua Nikmat Tuhan yang Diberikan
- Panitia Pembangunan Pendopo Makam Karaeng Galesong di Malang Temui Ambarala
- Gubernur Andi Sudirman Tepati Janji, Ruas Jalan Tanabatue - Sinjai Bakal Mulus
Kepala BPS Sinjai Minta Maaf Karena Salah Input Data

Intiberita, Sinjai- Buku Kabupaten Sinjai dalam Angka Tahun 2023 yang merupakan hasil pendataan tahun 2022 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai menemui polemik.
Pasalnya terdapat kesalahan penginputan data pada buku yang terbit dengan kode ISSN 0215-708x- ini. Kesalahan tersebut ada di halaman 107 tabel 4.3.2.
Tabel yang dimaksud adalah tabel jumlah tempat peribadatan menurut Kecamatan di Kabupaten Sinjai, 2022. Pada tabel ini terdapat kesalahan kolom prnginputan data, di mana data jumlah musholla dan gereja Protestan tertukar.
Baca Lainnya :
- Sekda Sinjai Pantau Lokasi Banjir0
- Sekda Sinjai Pantau Lokasi Banjir0
- Owner Intiberita Group Apresiasi Kekompakan Pengurus Masjid Nailul Maram Lappa Sinjai0
- Pincab Bank BSI Sinjai Ajak Kerja Sama Owner Intiberita Group0
- Zainuddin Kaiyum Resmi Pimpin Partai Hanura Kabupaten Gowa0
Data musholla pada sembilan kecamatan di Kabupaten Sinjai yang totalnya 125, ternyata ditempatkan di kolom gereja Protestan.
“Apa benar data jumlah gereja di Sinjai sebanyak ini?” tanya warga Sinjai, Bayu Grup WA Sinjai Info. Selasa lalu.
Kesalahan penginputan data ini dibenarkan Kepala BPS Sinjai Arif Miftahudin, dan Andi Kartini yang juga penyunting Buku BPS itu.
Andi Kartini mengatakan, ini murni kesalahannya editor yang tidak jeli melihat tabel-tabel yang ada. Hasilnya akan ditinjau atau diperbaiki kembali oleh pihaknya.
“Semoga ini menjadi pelajaran bagi kami,’ tuturnya di ruang pertemuan BPS belum lama ini.
Kepala BPS Sinjai Arif Miftahuddin menambahkan, kesalahan pengimputan ini dipengaruhi salah satunya perubahan template atau layout kolom pada buku.
“Dulu itu layoutnya Masjid, langgar, musholla, gereja tapi langgar di Sinjai ini kurang familiar dan dianggap sama saja dengan musholla, maka layout kolom berubah menjadi Masjid, Mushalla, Gereja. Jadi kolom langgar diganti musholla, karena operator kami terbiasa menginput dengan cara layout lama maka terjadi kesalahan saat copy data ke layout yang baru,” tutur Arif Miftahuddin.
Ia mengaku kesalahan tersebut karena pihaknya kurang teliti saat copy paste data ke layout baru.
“Kami juga minta maaf karena kesalahan ini menimbulkan kegaduhan sehingga saat ini publikasi yang ada di web kami take down, malam ini kami akan unggah kembali data yang sudah diperbaiki,” tandasnya. (has/***)










