- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H
- Sebuah Kolaborasi yang Cantik, Undang Ratusan Warga Buka Puasa Bersama di Popanda
- Sinjai Maju Selangkah Lagi, Maraja Convention Centre Mulai Dioperasikan
- Ciri Fisik Penduduk Syurga Bentuk Tubuhnya Halus Cantik dan Tampan
- Andi Muhammad Mappanyuki Tegaskan Haram Hukumnya Menerima Ongkos Politik
- Luar Biasa, Warga Dusun Bangkala Kabupaten Gowa Cor Jalan Berlubang tanpa Bantuan Pemda
- Banyak Manusia di Dunia, Sering Melalaikan Dua Nikmat Tuhan yang Diberikan
- Panitia Pembangunan Pendopo Makam Karaeng Galesong di Malang Temui Ambarala
- Gubernur Andi Sudirman Tepati Janji, Ruas Jalan Tanabatue - Sinjai Bakal Mulus
Jefry : Ultimatum Kepala Sekolah Agar Cegah Perkelahian Antar Pelajar

Intiberita, Sinjai -- Cegah perkelahian antar pelajar. Disdik Sinjai "Ultimatun" Kepala Sekolah. Kasus Perkelahian atau kekerasan yang melibatkan para pelajar diberbagai daerah, tak kecuali Di Kabupaten Sinjai kian menjadi suatu hal yang sangat mempeihatinkan.
hal ini memantik Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa,U/ angkat bicara.
bahkan keprihatinan akan hal diatas menjadi alasan dirinya mengeluarkan Ultimatun kepada semua kepala sekolah dikabupaten Sinjai.
Baca Lainnya :
- Warkop Ztudio Dengan Gula Aren Tampil Beda di Maccini Raya0
- Jaringan Kopda serta Sahabat dan Relawan Putri Dakka Salurkan Daging Kurban0
- Partai Besutan Amin Rais Tetapkan Saad Akmal dan Saifuddin Pimpin Partai Ummat di Sinjai0
- Kafilah Pangkep 5 Besar MTQ Sulsel di Bone, Bupati Beri Bonus0
- Pemerintah Terkesan Tutup Mata Dalam Pengerusakan Vasum dan Fasos Terjadinya Bangunan dan Pasar liar0
"Kami sudah memberikan ultimatum kepada kepala sekolah u/ lebih melakukan komunikasi terhadap orang tua siswa terkait perkembangan dan pengawasan anaknya." Ujar saat ditanya kala membuka bimtek kurikulum diwisma sanjaya Kabupaten Sinjai kami belum lama ini.
kendati demikian, ia tidak menampik bahwa tanggung jawab sekolah kepada peserta didiknya hanya pada saat berada didalam lingkungan sekolah.
"Karena selama ini kita melihat bahwa kami tidak akan bisa berbuat apa-apa karena hanya bisa mendampingi anak-anak disekolah selama 6 jam. selebihnya adalah tanggung jawab orang tua,sehingga kami menekankan kepada semua guru,mereka wajib melakukan komunikasi intens kepada orang tua siswa," Tegas Andi Jefrianto Asapa.
dihari-hari sebelumnya,pihaknya bahkan telah mengundang dari DP3AP2KB Sinjai memberikan pendampingan kepada para guru di sekolah dalam meminimalisir kekerasan terhadap usia anak.
"kami juga telah mengundang DP3AP2KB u/ memberikan edukasi kepada guru-guru kami u/ meminimalisir terjadinya kekerasan terhadap anak.
mudah-mudahan sinergitas dan kerjasama ini bisa berjalan baik agar anak-anak kita terhindar dari pengaruh negatif."kuncinya.(Hasanuddin)










